7 Pekerjaan Yang Berpotensi Menyebabkan Risiko Kanker

7 Pekerjaan Yang Berpotensi Menyebabkan Risiko Kanker

 

Combropedes.net – Pekerjaan merupakan sesuatu yang harus dilakukan oleh setiap orang yang telah beranjak dewasa. Namun terkadang, tanpa disadari, pekerjaan yang kita lakukan justru dapat menyebabkan tubuh jadi terserang penyakit.

Bahkan, tanpa kita ketahui pun, pekerjaan yang kita lakukan malah dapat membuat tubuh menjadi terserang penyakit yang mematikan. Dilansir dari ReadersDigest, Senin (1/10/2018), berikut adalah pekerjaan yang ternyata dapat meningkatkan risiko terkena kanker.

1. Awak pesawat

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Health, awak kabin terpapar dengan radiasi pengion yang lebih tinggi. Hal ini meningkatkan kemungkinan bahwa mereka yang bekerja sebagai awak kabin untuk terserang sejumlah kanker termasuk mempengaruhi payudara, leher, rahim, tiroid, esofagus, usus besar, perut, hati, dan pankreas.

Beberapa data statistik menunjukkan, tingkat kanker payudara pada pramugari wanita, 50% lebih tinggi daripada wanita yang tidak bekerja dibidang tersebut. Sementara untuk kanker kulit non-melanoma, para pramugari 4 kali lebih berisiko dibandingkan wanita lainnya.

2. Tukang las

Pemanasan logam dengan suhu yang sangat tinggi bisa sangat berbahaya bagi orang-orang yang bekerja sebagai tukang las. Asap las, paparan radiasi dan asbes, membuat mereka lebih berisiko untuk terkena kanker.

Menurut para ilmuwan Badan Internasional untuk penelitian kanker, racun ini berpotensi menyebabkan kanker paru-paru, kanker ginjal, dan melanoma mata, serta masalah kesehatan lainnya.

3. Pekerjaan di balik meja

Duduk terlalu lama dapat mengakibatkan tingginya risiko kanker kolon dan endometrium (uterus). Menurut peneliti Jerman, mereka yang menghabiskan waktu paling lama untuk duduk memiliki risiko 24% lebih tinggi terkena kanker usus besar dan 32% risiko kanker endometrium.

Yang lebih mengejutkannya lagi, setiap 2 jam tambahan waktu yang Anda habiskan untuk duduk, risiko Anda terkena kanker akan naik 10%. Berolahragalah untuk mengurangi efek ini.

4. Pemadam kebakaran

Petugas pemadam kebakaran juga mendapatkan risiko kanker yang signifikan. Faktanya, kanker adalah penyebab utama kematian di antara petugas pemadam kebakaran. Ketika plastik, bahan bangunan tertentu dan zat-zat lainnya terbakar, hal ini akan menimbulkan racun. Petugas pemadam kebakaran akan menghirup dan menyerap racun tersebut.

Menurut sebuah studi oleh Institut Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja, petugas pemadam kebakaran memiliki risiko lebih besar terkena kanker testis dan mesothelioma, yang disebabkan oleh asbes.

5. Pekerja shift malam

Jika Anda bekerja di bawah cahaya terang sepanjang malam, hal ini juga dapat meningkatkan risiko kanker pada diri Anda. Sebuah studi MIT melaporkan, sel-sel tubuh membutuhkan isyarat cahaya.

Ketika Anda kehilangan isyarat tersebut, Anda kehilangan ritme normal di setiap sel dalam tubuh. Akibatnya, protein yang dapat menyebabkan kanker terakumulasi dalam sel, dan memicu pertumbuhan dan perkembangan tumor.

6. Pekerja lab

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cancer Research menemukan bahwa wanita dengan riwayat keluarga terkena kanker payudara, menggandakan risiko tersebut ketika ia bekerja sebagai pekerja laboratorium klinis.

Jika para wanita bekerja dengan pelarut organik seperti benzen sebelum memiliki anak, risiko mereka akan melonjak 40% lagi.

7. Pekerja bangunan

Pekerja bangunan berada pada peningkatan risiko kanker paru-paru dan mesothelioma karena paparan asbes potensial. Mereka juga berisiko lebih tinggi terkena melanoma.

Pekerjaan ini membuat pekerja terpapar benzena, yang dapat berisiko terkena leukimia dan limfoma, serta arsenik. Selain itu, pekerjaan ini juga meningkatkan risiko kanker kandung kemih juga kanker hati.

 

 

Tags: , , , , , , , , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan