Ingin Tau Wanita Yang Masih Perawan Atau Tidak ? Yuk Simak Berita Berikut ini

Ingin Tau Wanita Yang Masih Perawan Atau Tidak ? Yuk Simak Berita Berikut ini

Combropedes.net, Banyak kaum laki yang bertanya-tanya mengenai status perempuan yang masih perawan atau tidak. Status keperawanan perempuan sering di kaitkan dengan cara berjalannya, konon katanya perempuan yang jalannya terlihat mengangkang ketika berjalan berarti sudah tidak perawan.

Hal tersebut dibantah oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Grace Valentine. Pasalnya, cara berjalan tidak ada hubungan sama sekali dengan keperawanan seorang wanita.

Cara berjalan seseorang wanita bukanlah menjadi patokan untuk melihat status wanita tersebut masih perawan atau tidak. Yang membentuk gaya berjalan seseorang adalah perkembangan fisik. Grace berkata bahwa keperawanan dilihat dari hubungan intim perempuan tersebut. Keperawanan dinyatakan hilang apabila seorang wanita telah melakukan hubungan intim untuk pertama kalinya.

Dokter Menjelaskan “Konsep yang dapat digunakan di sini adalah keperawanan hilang saat seseorang melakukan hubungan intim,” ujarnya.

Berhubungan intim kerap menyebabkan selaput dara pada wanita menjadi robek. Himen atau selaput dara adalah lapisan tipis di dekat bukaan vagina.

Membran ini bagian tengahnya bolong, sebagai jalan untuk haid keluar. Karena tipis, selaput dara cenderung mudah robek saat berhubungan seksual.

Ketika himen rusak, perempuan bisa saja mengalami perdarahan dan rasa sakit. Sebab, himen berisi banyak pembuluh darah. Namun, himen juga dapat robek tanpa disertai rasa sakit ataupun perdarahan, tergantung kekuatan pembuluh darah.

Kendati demikian, robeknya himen bukan tanda mutlak keperawanan perempuan.
Sebab, memang ada perempuan yang tidak dilengkapi himen pada vaginanya. Selain itu, ada beberapa hal yang bisa membuat selaput dara perempuan robek meski belum pernah aktif secara seksual.

Bisa Jadi karena Mioma “Sebetulnya, himen perempuan dapat robek walau enggak berhubungan intim,” tegasnya.

Grace menjelaskan, ada beberapa aktivitas yang memang berimbas pada sobeknya himen. Kegemaran bersepeda dan senam, misalnya. Selain itu, kecelakaan juga jadi faktor penyebab robek. Lalu, penggunaan tampon yang tidak benar serta rutinitas masturbasi ikut membuat selaput dara tercabik.

Aktivitas-aktivitas yang disebutkan di atas memberi efek gesekan pada lapisan tipis di dekat bukaan vagina ini sehingga himen terkoyak.

Orang yang sudah berhubungan intim pun, kata Grace, juga ada yang tidak sobek himennya. Sebab, himen perempuan punya fleksibilitas tinggi sehingga tidak gampang tersayat meski berkontak dengan benda dari luar tubuh.

Elastisitas itulah yang bisa bikin himen tetap utuh. Sekali lagi, dia menekankan bahwa keperawanan adalah tentang sudah atau belum berhubungan seksual, bukan soal himen robek atau gaya berjalan.

Tags: , , ,
Situs Togel Online Terpercaya

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan