Ini Perbandingan Antara Gula Berwarna Kuning Dengan Gula Berwarna Putih

Ini Perbandingan Antara Gula Berwarna Kuning Dengan Gula Berwarna Putih

 

 

Combropedes.net – Anda pasti sudah tidak merasa asing lagi dengan yang namanya “Gula” bukan?

Ya, gula merupakan salah satu bahan yang sering kita jumpai dalam kehidupan kita. Sebab setiap bahan makanan yang kita konsumsi sehari-hari, pasti terdapat kandungan gula di dalam bahan makanan tersebut.

Karena itulah, maka pada saat kita mengonsumsi setiap makanan kita harus berhati-hati loh guys. Jika tidak berhati-hati saat mengonsumsi makanan, maka penyakit-penyakit kronis bisa menyerang Anda contohnya seperti penyakit diabetes.

Kembali lagi soal gula, dalam kehidupan sehari-hari Anda pasti sering menemukan bahwa ada dua jenis gula yang sering digunakan. Ya, ada yang berwarna kekuningan tetapi ada juga yang berwarna sangat putih.

Diantara dua jenis gula yang sering digunakan pada umumnya ini, sebenarnya jenis yang manakah yang lebih baik?

Menurut penjelasan dari dokter Diana, Spesialis Gizi Klinik, bahwa sebenarnya sama saja antara gula putih dan gula kuning. Dia menambahkan bahwa hanya saja gula putih sudah melewati proses kimia sehingga warna yang dihasilkan berwarna putih bersih.

Selain warnanya putih bersih, gula putih juga mengandung rasa manis yang berbeda dari gula kuning. Rasa dari gula putih terasa kurang manis daripada rasa dari gula kuning.

 

 

Oleh karena itu, kebanyakan orang pada umumnya menggunakan gula putih lebih banyak terhadap makanan dan minuman yang ingin dikonsumsinya sehingga lebih terasa rasa manisnya.

“Gula putih bersih merupakan gula yang sudah melewati proses kimia sehingga warna yang dihasilkan yang lebih putih dan bersih.

Tetapi, proses tersebut juga membuat rasa manis dari gula putih menjadi berkurang dibandingkan dengan gula kuning alami,” kata dr Diana, yang diliput oleh Combropedes.net, Selasa (18/9/2018).

Ajuran dari dokter Diana untuk masyarakat adalah lebih baik menggunakan gula kuning alamai untuk menghasilkan rasa manis pada makanannya.

Karena selain lebih manis, penggunaan gula pun tidaklah banyak sehingga bisa mencegah penyakit diabetes contohnya.

“Bagi beberapa orang yang gemar mengonsumsi rasa manis yang kuat pada makanannya tersebut pasti akan mengonsumi gula putih bersih dua kali lebih banyak dari kadar gula pada umumnya.

Pada akhirnya seseorang akan kelebihan gula dan bisa menyebabkan penyebab diabetes,” jelasnya.

 

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan