Istilah Perekonomian The Economics of Stupidity Vs Winter is Coming

Istilah Perekonomian The Economics of Stupidity Vs Winter is Coming

Combropedes.net – Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi) berbicara soal kondisi perekonomian. Mereka sama-sama menyelipkan istilah tertentu.

Prabowo yang merupakan capres nomor urut 02 merasa prihatin pada perekonomian dalam negeri. Ia menyebut kekayaan dalam negeri dikuasai asing.

“Intinya tidak ada kekayaan nasional yang tinggal, tidak ada uang beredar di rakyat, pemerintah kita tidak ada uang untuk investasi sehingga kita tidak ada produksi. Produksi sumber daya alam kita dikuasai oleh swasta dan tidak tinggal di Indonesia. Ini ironi. Pasal 33 UUD 1945 tertera jelas, perekonomian disusun berdasarkan asas kekeluargaan,” kata Prabowo di acara Rakernas LDII di Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (11/10).

Pun demikian dengan jutaan hektare tanah yang diklaim Prabowo dikuasai swasta dan membawa uangnya ke luar negeri. Dengan demikian, Prabowo memberikan istilah ‘The economics of stupidity’ alias ekonomi kebodohan.

“Tapi kita lihat sekarang jutaan hektare tanah kita dikuasai oleh perusahaan swasta, mereka bawa uangnya ke luar negeri. Menurut saya ini bukan ekonomi neolib lagi, ini bahkan lebih parah dari neolib. Ini harus istilah baru dari neolib, ini menurut saya ekonomi kebodohan. The economics of stupidity. Ini yang terjadi,” beber Prabowo di depan hadirin.

Sedangkan, Jokowi mengutip istilah ‘winter is coming’ dari serial Games of Thrones untuk mengibaratkan kondisi perekonomian. Film serial itu diibaratkan perang antara negara maju demi merebut kesuksesan namun lupa akan ada bahaya yang menunggu di tengah perang tersebut.

“Perang dagang semakin marak dan inovasi teknologi mengakibatkan banyak industri terguncang. Negara-negara yang tengah tumbuh juga sedang mengalami tekanan pasar yang besar. Dengan banyaknya masalah perekonomian dunia, sudah cukup bagi kita untuk mengatakan bahwa: winter is coming,” ujar Jokowi dalam plenary session IMF-WB 2018 di Nusa Dua Hall, Bali, Jumat (12/10).

i pertemuan IMF-WB, Jokowi mengibaratkan persaingan negara maju dengan negara berkembang seperti serial Game of Thrones yang akan mendapat julukan sebagai The Iron Thrones. Dengan fenomena itu, Jokowi menegaskan bahwa saat ini era persaingan bagi negara dengan ekonomi maju dan berkembang pun sudah masuk pada babak terakhir.

“Tahun depan kita akan menyaksikan season terakhir dari serial Game of Thrones. Saya bisa perkirakan bagaimana akhir ceritanya, saya yakin ceritanya akan berakhir dengan pesan moral, bahwa konfrontasi dan perselisihan akan mengakibatkan penderitaan bukan hanya bagi yang kalah, namun juga yang menang,” tutur Jokowi.

 

 

Tags: , , , , , , , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan