Merokok Bisa Batalkan Puasa

Merokok Dapat Membatalkan Puasa

Merokok, biasanya yang sangat menggemari hal tersebut sangatlah sulit tidak dilakukan, malah banyak yang berpendapat bahwa merokok bukanlah suatu hal yang dapat membatalkan puasa.

Betapa mereka sangat meyakininya dengan alasan bahwa merokok bukanlah perbuatan makan dan minum. Memang benar sangatlah banyak rokok yang tiada rasa manis. Tapi tetaplah merokok itu kegiatan yang membatalkan puasa.

Dalam Bahasa Arab, menghisap rokok disebut syariba dukhon, jadi artinya menghisap rokok disebut juga dengan minum(Syariba). Kemudian juga tanpa diragukan lagi asap rokok yang dihisap secara jelas masuk kedalam tubuh sampai ke perut.

Seperti yang umumnya telah mengetahui bahwa segala sesuatu yang masuk kedalam tubuh atau perut adalah hal yang membatalkan puasa. Sesuatu yang masuk kedalam perut adalah hal yang membatalkan puasa karena di sengaja.

Misalkan saja ada seseorang dengan sengaja memakan kertas hingga masuk ke tubuhnya, maka hal itu juga dapat membatalkan puasanya. Jadi, aktivitas mengkonsumsi apa pun yang sengaja dapat membatalkan puasa.

Karena membatalkan puasa bukan hanya sesuatu yang bermanfaat bagi tubuh. Yang berbahaya bagi tubuh juga dapat membatalkan puasa. Karena menurut Bahasa arab merokok sama saja artinya dengan minum berati merokok juga salah satu hal yang dapat membatalkan puasa.

Maka dari itu, sangatlah mustahil jika seorang yang suka merokok hanya menghabiskan satu batang rokok di satu hari, tentunya akan lebih banyak dari satu.

Jika ada orang yang beranggapan merokok tidak membatalkan puasa berate orang tersebut ada kesombongan didalam dirinya. Karena pada dasarnya dibulan Ramadhan ini kita semua diminta berpuasa dengan bersungguh sungguh tanpa ada ala ala nya.

Jika sudah diperintahkan untuk berpuasa artinya kita semua sudah siap meninggalkan hal hal yang dapat membatalkan puasa seperti makan,minum,nafsu,merokok dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, untuk para perokok berat juga harusnya mengerti bahwa bulan Ramadhan ini adalah moment untuk mengurangi kadar racun rokok yang sering dihisap.

Karena pada pagi sampai sore hari kita diminta beristirahat dari hal itu, jika dalam satu bulan hal itu dilakukan dengan baik, Bukankah hal itu dapat menguntungkan bagi si perokok karena pada saat Ramadhan paru – paru nya mendapatkan istirahat dari rokok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *