Sebanyak 1682 Warga Palu Masih Bertahan di Pengungsian Polda Sulteng

Sebanyak 1682 Warga Palu Masih Bertahan di Pengungsian Polda Sulteng

Combropedes – Akibat bencana alam yang menimpa kota palu hingga kini di perkirakan sebanyak 1682 warga palu masih terus bertahan di lokasi pengungsian polda sulteng.

Menurut laporan dari wartawan antara susanti sako, terdapat lima orang yang meninggal di pengungsian akibat bencana alam tersebut di karenakan mengalami luka berat dan sakit.

Selain itu Kepala posko polda Ahmar FN mengatakan, ada banyak pasien rujukan dari RS Undata Palu, harus diinapkan di posko itu.

Di posko pengungsian polda juga telah menyediakan beberapa fasilitas yang sangat di butuhkan bagi korban bencana alam warga palu mulai dari tempat dan tenda, air bersih, penerangan serta kendaraan operasional yang sangat dibutuhkan.

Menurut laporannya, suplai makanan ke pengungsi masih sangat kurang. Sementara pengungsi sebagian besar berasal dari Talise, kampung nelayan, Kelurahan Tondo.

“Umumnya adalah anak-anak kuliahan,” Ahmar.

Posko pengungsian tersebut sangat membantu warga kota palu, sebab warga dapat melaporkan keluarganya yang hilang atau belum di temukan. Dari berbagai tim terus melakukan langkah evakuasi di semua lokasi terdampak gempa dan tsunami di Palu.

Sementara itu, Bapak Presiden Joko Widodo yang mengunjungi lokasi bencana alam kota palu, Minggu 30 September 2018, meminta kepada seluruh jajarannya untuk memprioritaskan evakuasi korban sebagai langkah pertama penanganan bencana gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah.

Bapak Presiden Joko Widodo mengatakan dari hasil tinjauan yang telah di lihat dari sejumlah titik bencana, untuk menekankan proses evakuasi korban sebagaimana disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

“Yang pertama yang paling penting tadi saya tekankan pada seluruh kementerian, TNI, Polri, juga Pak Gubernur, agar penanganan yang dilakukan pertama adalah yang berkaitan dengan evakuasi,” kata Jokowi di Bandara Mutiara Sis Al Jufri.

Masih ada beberapa desa yang belum di evakuasi di karenakan lokasi desa tersebut yang sangat sulit untuk di jangkau dan keterbatasan alat berat

“Besok pagi insyaallah Pak Menteri PU sudah mengerahkan alat berat dari Mamuju, dari Gorontalo, dari Poso, dan nanti malam ini datang jadi besok pagi mulai evakuasi di tempat-tempat yang masih kita perkirakan ada korban yang belum bisa kita ambil,” tutur Jokowi.

Tags: , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan