Siswa MTSN Aceh Temukan Listrik Dari Pohon Kedondong

Naufal Rizki Bocah Penemu Listrik Dari Pohon Kedondong

Siswa MTSN Aceh Temukan Listrik Dari Pohon Kedondong, memiliki nama lengkap Naufal Rizki. Saat ini masih kelas 2 MTSN Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh mampu menemukan energi listrik.

Naufal Rizki Bocah Penemu Listrik Dari Pohon Kedondong

Walau terbilang berbadan kecil dan usia masih sangat muda, akan tetapi tak membuat dirinya untuk tidak berkarya. Dengan semangat tinggi dan rasa penasaran yang tanpa batas, Naufal berhasil dalam percobaan – percobaannya.

Naufal begitulah dirinya sering disapa oleh orang tua dan keluarganya juga teman – temannya, merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan Supriaman dan Deski ini sebelumnya hanya coba – coba.

Naufal mengakui, berawal dari pelajaran di sekolah, akhirnya berhasil menciptakan tenaga listrik dari batang pohon. Sungguh aneh memang dirinya akui sekedar mencoba – coba saja.

“Awalnya saat saya mempelajari ilmu pengetahuan alam, saya membaca bahwa buah yang mengandung asam katanya bisa menghantarkan listrik, akhirnya saya lakukan uji coba pada buah kentang. Setelah itu saya berpikir lagi, kalau buahnya mengandung asam berarti pohonnya juga mengandung asam, akhirnya saya mulai melakukan eksperimen,” ujarnya kepada SINDOnews di acara Pertamina Science Fun Fair 2016, Jakarta, Sabtu (29/10/2016).

Naufal telah jelaskan, bahwa pertama kali eksperimen itu dilakukan pada pohon mangga dan ternyata tidak layak. Akhirnya saya menemukan kedondong pagar yang kadar asam atau getahnya mampu menghantarkan listrik.

Meski demikian, Naufal mengaku bahwa bekal yang dimiliki tidak hanya dari sekolah. Namun juga adanya dukungan sang Ayah yang sangat membantu dalam percobaannya tersebut.

“Kebetulan ayah Naufal bekerja di elektronik. Jadi sedikit banyak saya tahu alat-alat elektronik,” paparnya.

Hasil temuan energi dari pohon kayu ini memang sederhana, dengan rangkaian yang terdiri dari pipa tembaga, batangan besi, kapasitor dan dioda, arus listrik yang dihasilkan sangat tergantung kepada kadar keasaman pohon.

Sebelumnya, Naufal sudah melakukan lebih dari 60 kali percobaan dan menelan biaya sekitar Rp14 juta. Dengan temuannya ini, satu rumah dapat dialiri listrik melalui sepuluh pohon kedondong pagar.

Ditanya cita-cita dan keinginannya ke depan. Dengan sigap Naufal langsung menjawab ingin menjadi ilmuwan. “Saya ingin jadi ilmuwan dan kedepannya ingin mengembangkan eksperimen untuk menghidupkan alat elektronik,” tukasnya.

Naufal sendiri diundang dalam acara Pertamina Science Fun Fair 2016 untuk berbagi inspirasi kepada para peserta lomba untuk dapat menghasilkan sebuah karya yang inovatif dan inspiratif. Melalui ajang ini juga diharapkan, akan lahir Naufal lainnya yang mampu mengharumkan nama bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *